Jember, 6 Maret 2026 – Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Jember (UNEJ), menyelenggarakan Chemistry Webinar Series pada 6 Maret 2026. Kegiatan ini menghadirkan akademisi internasional dan dosen Jurusan Kimia UNEJ untuk membahas perkembangan bioteknologi biomassa tanaman serta pengembangan prebiotik sebagai upaya mendorong pemanfaatan sumber daya berkelanjutan dan inovasi produk berbasis bioteknologi.
Webinar ini menghadirkan Prof. Dr. Sehanat Prasongsuk dari Department of Botany, Faculty of Science, Chulalongkorn University, Thailand, serta Prof. Dr. A. A. I. Ratnadewi, S.Si., M.Si., dosen Jurusan Kimia FMIPA UNEJ. Kegiatan tersebut menjadi wadah pertukaran pengetahuan mengenai pemanfaatan biomassa, aplikasi bioteknologi, dan potensi prebiotik bagi pengembangan produk pangan fungsional.
Dalam sambutan pembukaan, Dekan FMIPA UNEJ, Prof. Drs. Dafik, M.Sc., Ph.D., menekankan pentingnya penelitian mengenai pemanfaatan biomassa tanaman dan pengembangan biorefinery untuk mendukung pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Pengembangan teknologi berbasis biomassa dinilai relevan dengan kebutuhan inovasi ramah lingkungan serta penguatan industri berbasis bioekonomi.
Bioteknologi Biomassa untuk Menghasilkan Produk Bernilai Tambah
Dalam sesi pemaparan pertama, Prof. Dr. Sehanat Prasongsuk membahas potensi biomassa tanaman sebagai bahan baku untuk menghasilkan berbagai produk bernilai tambah melalui pendekatan bioteknologi. Biomassa tanaman mengandung komponen utama berupa selulosa, hemiselulosa, dan lignin yang dapat dimanfaatkan melalui proses biologis dengan melibatkan mikroorganisme dan enzim.
Pemanfaatan komponen tersebut membuka peluang pengembangan berbagai produk, mulai dari bioenergi dan biopolimer hingga produk bioteknologi yang lebih ramah lingkungan. Pendekatan ini juga mendukung konsep biorefinery, yaitu pemanfaatan bahan baku biomassa secara terpadu untuk menghasilkan beragam produk yang memiliki nilai ekonomi.
Selain aspek pengembangan teknologi, Prof. Sehanat menyoroti pentingnya kolaborasi internasional dalam memperkuat penelitian bioteknologi. Kerja sama antaruniversitas melalui penelitian bersama dan publikasi ilmiah dapat menjadi langkah strategis untuk memperluas jejaring akademik serta mempercepat pengembangan inovasi.
Pengembangan Prebiotik untuk Pangan Fungsional
Sesi berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr. A. A. I. Ratnadewi, S.Si., M.Si., yang memaparkan penelitian mengenai produksi, karakterisasi, dan aplikasi prebiotik generasi baru. Topik ini menyoroti peluang pengembangan senyawa prebiotik sebagai bahan fungsional yang berpotensi mendukung kesehatan melalui perannya dalam menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Continue reading
