Sinergi Dosen Kimia UNEJ dan KKN Kolaboratif: Berdayakan Warga Desa Suboh Olah Sampah Jadi Pupuk Kompos dan Eco-Enzyme

Situbondo, 18 September 2026 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Dosen Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Jember (UNEJ) bekerja sama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif sukses menggelar kegiatan edukasi dan pelatihan pengelolaan limbah rumah tangga di Desa Suboh, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo. Acara yang berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026 mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB ini dihadiri dengan penuh antusias oleh bapak-bapak dan ibu-ibu warga Desa Suboh.

Kegiatan yang mengintegrasikan program pengabdian dosen dengan program kerja mahasiswa KKN ini bertujuan memberikan solusi atas permasalahan sampah rumah tangga sekaligus mendorong kemandirian ekonomi warga. Acara dibuka secara resmi melalui sambutan hangat dari Kepala Desa Suboh, Ketua Tim Pengabdian sekaligus Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kolaboratif, Yeni Maulidah Muflihah, S.Si., M.Si., Ph.D., serta Koordinator Desa (Ketua) KKN Kolaboratif Desa Suboh.

Rangkaian kegiatan inti terbagi menjadi dua fokus utama yang saling melengkapi, yakni edukasi pemilahan sampah untuk pembuatan pupuk kompos organik serta pemanfaatan limbah organik segar menjadi cairan sejuta manfaat, eco-enzyme.

Pada sesi pertama, tim dosen yang terdiri dari Yeni Maulidah Muflihah, S.Si., M.Si., Ph.D., Dwi Indarti, S.Si., M.Si., dan Tinok Dwi Ananda, S.Si., M.Si. memaparkan materi mengenai urgensi pemilahan sampah organik dan anorganik (plastik) langsung dari sumber rumah tangga. Warga diberikan pemahaman bahwa sampah sisa dapur, dedaunan kering, dan kotoran ternak yang selama ini hanya menumpuk atau dibakar, sebenarnya menyimpan potensi besar untuk diolah menjadi pupuk kompos padat yang kaya nutrisi bagi lahan pertanian.

Selanjutnya, wawasan warga semakin diperkaya pada sesi kedua melalui materi dan inovasi pengolahan limbah organik basah menjadi eco-enzyme yang disampaikan oleh tim dosen Dra. Asnawati, M.Si., Novita Andarini, S.Si., M.Si., dan Tanti Haryati, S.Si., M.Si. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa sisa kulit buah dan potongan sayur dapat difermentasi menjadi cairan eco-enzyme multifungsi yang ramah lingkungan, baik sebagai pembersih alami rumah tangga, penjernih air, maupun pupuk cair dan biopestisida pertanian.

Tidak hanya berhenti pada pemaparan teori, acara dilanjutkan dengan sesi demonstrasi dan praktik langsung (workshop) yang interaktif. Dengan didampingi secara sigap oleh para mahasiswa KKN Kolaboratif Desa Suboh, bapak-bapak dan ibu-ibu warga desa diajak mempraktikkan langsung tahapan demi tahapan pembuatan kedua produk tersebut.

Pada pembuatan kompos, warga bersama mahasiswa mempraktikkan cara mencacah bahan organik, meracik larutan bioaktivator dari cairan EM4 dan tetes tebu (molase), hingga menyusun lapisan kompos di dalam tong komposter tertutup. Sementara itu, pada demonstrasi eco-enzyme, warga diajarkan cara menakar komposisi ideal antara air, gula merah/molase, dan limbah kulit buah untuk dimasukkan ke dalam wadah fermentasi.

Diskusi berlangsung sangat hidup selama sesi praktik berlangsung. Para warga aktif bertanya mengenai cara mengatasi kendala teknis di lapangan, seperti menjaga kelembapan kompos hingga ciri-ciri keberhasilan fermentasi eco-enzyme. Melalui penyerahan sarana penunjang dan panduan praktis kepada warga, sinergi pengabdian dosen Kimia FMIPA UNEJ dan mahasiswa KKN Kolaboratif ini diharapkan mampu memicu lahirnya kebiasaan baru dalam memilah sampah dari rumah, menekan biaya produksi pertanian warga, serta mewujudkan Desa Suboh yang mandiri dan lestari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *